Garut – jejakinformasijabar.com, Komitmen dalam mencetak generasi Qur’ani terus dibuktikan oleh Yayasan AS-SYAFIQ Kabupaten Garut melalui program unggulan Tahfidz Al-Qur’an yang telah berjalan sejak tahun 2022. Program ini tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga membentuk karakter dan membuka masa depan para siswa hingga ke tingkat internasional.
Ketua Yayasan AS-SYAFIQ, Tetep Syafiq, menegaskan bahwa program tahfidz menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan di lembaga yang dipimpinnya. Hingga saat ini, sebanyak 60 warga belajar aktif mengikuti program tahfidz, sementara 67 lainnya mengikuti pembelajaran umum.
“Sejak tahun 2022 kami mulai menyelenggarakan program tahfidz. Untuk peserta tahfidz, kegiatan pembelajaran dilakukan selama lima hari dalam satu minggu secara tatap muka, sedangkan pembelajaran umum dilakukan dua hari dalam seminggu, dengan kombinasi tatap muka dan daring,” ujar Tetep Syafiq.
Dalam pelaksanaannya, Yayasan AS-SYAFIQ menerapkan metode pembelajaran yang mengombinasikan pendekatan klasik dan modern, seperti talaqqi (pembelajaran langsung), tikrar (pengulangan), setoran hafalan (sabaq), serta muroja’ah sebagai kunci menjaga kualitas hafalan.
Target hafalan yang ditetapkan pun cukup ambisius, yakni antara 10 hingga 30 juz selama masa pendidikan, dengan capaian bertahap setiap semester. Program ini juga didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten, dengan latar belakang pendidikan dari Mekah dan Madinah.
Dari sisi prestasi, para santri Yayasan AS-SYAFIQ telah berhasil meraih juara dalam lomba tahfidz Al-Qur’an tingkat kabupaten. Namun lebih dari sekadar prestasi, keberhasilan yayasan ini juga tercermin dari capaian para alumninya.
Sejumlah alumni mengaku sangat bersyukur karena telah mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara gratis. Bahkan, beberapa di antaranya kini telah berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), sementara lainnya sukses menekuni dunia usaha dan membangun bisnis secara mandiri.
Tak hanya itu, dari jalur program tahfidz, beberapa alumni juga berhasil melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah, menjadi bukti bahwa pembinaan di Yayasan AS-SYAFIQ mampu bersaing hingga level internasional.
Salah seorang alumni menyampaikan rasa terima kasihnya kepada yayasan atas pembinaan yang telah diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Yayasan AS-SYAFIQ yang telah membimbing kami, bahkan memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan secara gratis. Ilmu yang kami dapatkan sangat bermanfaat, baik untuk karier maupun kehidupan kami,” ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu siswa yang masih aktif mengikuti program tahfidz.
“Program tahfidz di sini sangat membantu kami dalam menghafal Al-Qur’an dengan metode yang terarah. Kami merasa termotivasi untuk terus belajar dan berharap bisa mengikuti jejak para alumni yang sudah sukses,” ujarnya.
Menanggapi berbagai capaian tersebut, Tetep Syafiq menegaskan bahwa keberhasilan program tahfidz bukan semata-mata soal prestasi, melainkan bagian dari proses membentuk karakter generasi Qur’ani.
“Kami tidak hanya menargetkan hafalan, tetapi juga membentuk pribadi yang mencintai Al-Qur’an secara utuh. Bagi kami, keberhasilan sejati adalah ketika para santri mampu menjaga hafalannya dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia menambahkan, ke depan pihak yayasan akan terus mengembangkan program tahfidz agar semakin sistematis dan berkualitas, serta mampu melahirkan generasi yang unggul, baik dalam hafalan maupun akhlak.
“Harapan kami, generasi yang kami bina mampu menanamkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi bekal yang bermanfaat di dunia maupun akhirat,” pungkasnya.
( F. BOY / Kaperwil Provinsi Jawa Barat )
