Garut — jejakinformasijabar.com
SD Negeri 1Jatiwangi Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut, melaksanakan berbagai kegiatan pembelajaran dan program keagamaan selama bulan suci Ramadhan sebagai upaya memperkuat pembentukan karakter serta nilai religius para siswa.
Kepala SDN 1 Jatiwangi, Mimin Mintarsih, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan belajar mengajar selama Ramadhan tetap berjalan sebagaimana biasanya, namun dengan penekanan yang lebih kuat pada pembentukan karakter siswa.
“Pembelajaran berjalan seperti biasa, namun selama Ramadhan lebih ditekankan pada pembentukan karakter siswa agar lebih disiplin, berakhlak baik, serta memahami nilai-nilai keagamaan,” ujar Mimin Mintarsih.
Selain kegiatan pembelajaran di kelas, pihak sekolah juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan tersebut di antaranya shalat dhuha, embun pagi, serta shalat dzuhur berjamaah yang diikuti oleh para siswa dan guru.
Menurut Mimin, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan siswa, tetapi juga membangun kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Tujuan utama dari kegiatan Ramadhan ini adalah agar siswa lebih mengenal hikmah puasa serta mampu menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan, seperti menghormati guru dan orang tua,” katanya.
Kegiatan Ramadhan di SDN 1 Jatiwangi diikuti oleh sekitar 145 siswa dengan tingkat partisipasi yang cukup baik. Dalam pelaksanaannya, sekolah juga melibatkan peran orang tua siswa serta masyarakat sekitar sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan karakter anak.
Selain kegiatan ibadah, pihak sekolah juga menyelenggarakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian dan pembelajaran nilai berbagi kepada para siswa selama bulan Ramadhan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap siswa dapat mengalami perubahan positif, terutama dalam hal nilai-nilai keagamaan dan sikap terhadap guru maupun orang tua,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Mimin Mintarsih juga menyampaikan pesan kepada para siswa dan orang tua agar kebiasaan baik yang dilakukan di lingkungan sekolah selama Ramadhan dapat diterapkan pula di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Ke depan, pihak sekolah juga berencana mengembangkan program pembinaan keagamaan yang lebih terarah, salah satunya dengan menghadirkan ustaz atau tokoh agama untuk memberikan siraman rohani secara rutin setiap bulan kepada para siswa.
Program tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat pembentukan karakter religius serta moral siswa sejak usia dini.
Dengan berbagai kegiatan tersebut, SDN 1 Jatiwangi berkomitmen menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana pendidikan karakter dan spiritual bagi para peserta didik.
( F. BOY / Kaperwil provinsi Jawa Barat )
