Garut – jejakinformasijabar.com
Pemerintah Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, tengah melaksanakan pembangunan jalan hotmix yang bersumber dari Dana Infrastruktur (IP) Bantuan Provinsi Tahun Anggaran 2025. Proyek tersebut berada di Kampung Bojong RT 01/02 dengan panjang sekitar 250 meter dan nilai anggaran sebesar Rp98 juta. Sabtu, (15/11/2025)
Pj Kepala Desa Purbayani, Wawan Hendrayana, ST, saat dihubungi via telepon membenarkan bahwa kegiatan tersebut adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa.
“Hotmix jalan ini sepanjang 250 meter, tepatnya di Kampung Bojong RT 01/02, dengan nilai sebesar 98 juta. Pembangunan jalan ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur dan memfasilitasi akses transportasi masyarakat,” ujar Wawan.
Meski demikian, warga di sekitar lokasi menilai adanya beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Mereka mempertanyakan kesesuaian spesifikasi pekerjaan dengan anggaran yang telah ditetapkan.
Proyek ini diketahui dikelola oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Purbayani, yang diketuai oleh Ropana, SH. Namun saat hendak dikonfirmasi melalui telepon, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban. Hal yang sama terjadi ketika awak media mencoba meminta tanggapan dari pihak Pemerintah Desa Purbayani melalui pesan WhatsApp—hingga kini belum ada respon.
Minimnya informasi resmi dari pihak desa membuat masyarakat semakin bertanya-tanya mengenai standar pelaksanaan dan pengawasan proyek.
Warga berharap Aparat Penegak Hukum (APH) serta dinas terkait dapat turun tangan melakukan pengecekan lapangan. Mereka meminta agar setiap dugaan ketidaksesuaian dalam pengerjaan dapat diusut sesuai ketentuan hukum yang berlaku, apabila nantinya ditemukan unsur pelanggaran.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak desa maupun TPK belum memberikan penjelasan resmi terkait progres maupun kendala dalam pembangunan jalan hotmix tersebut.
(RED)
