Garut — jejakinformasijabar.com
Bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh SDN 1 Panyindangan, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, sebagai momentum untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan bagi para siswa. Melalui berbagai kegiatan religius yang terstruktur, sekolah berupaya menanamkan kebiasaan positif serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik.
Kepala SDN 1 Panyindangan, Karim, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar selama Ramadhan tetap berjalan seperti biasa, namun disertai dengan berbagai program pembinaan spiritual.
“Setiap pagi kegiatan diawali dengan embun pagi, kemudian dilanjutkan dengan salat duha bersama di masjid terdekat. Setelah itu para siswa membaca Al-Qur’an sebanyak lima ayat sebelum kegiatan pembelajaran dimulai,” ujarnya.
Menurut Karim, setelah kegiatan pembelajaran selesai pada siang hari, para siswa mengikuti kegiatan pesantren kilat yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat. Program tersebut bertujuan memperdalam pemahaman siswa mengenai ajaran agama Islam.
Ia menjelaskan, beberapa kegiatan seperti salat duha, embun pagi, dan membaca Al-Qur’an sebenarnya telah menjadi program rutin sekolah yang dilaksanakan sepanjang tahun. Namun, selama Ramadhan kegiatan tersebut diperkuat dengan tambahan program pesantren kilat.
“Pesantren kilat menjadi kegiatan khusus yang kami selenggarakan selama bulan Ramadhan dengan bekerja sama dengan DKM di lingkungan sekitar sekolah,” kata Karim.
Selama pelaksanaan kegiatan Ramadhan, para guru turut berperan aktif dalam membimbing dan mendampingi siswa. Guru tidak hanya mengawasi kegiatan, tetapi juga memberikan arahan serta pembinaan agar kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para siswa.
Secara umum, seluruh siswa SDN 1 Panyindangan mengikuti rangkaian kegiatan Ramadhan dengan tingkat partisipasi yang tinggi. Kegiatan ini juga melibatkan kerja sama dengan masyarakat, khususnya pihak DKM dan orang tua siswa, agar pelaksanaannya berjalan dengan lancar.
Menurut pihak sekolah, tujuan utama dari kegiatan Ramadhan tersebut adalah mengisi bulan suci dengan aktivitas positif sekaligus membentuk karakter siswa yang religius.
“Harapannya melalui kegiatan ini para siswa dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadi pribadi yang berakhlakul karimah,” ujar Karim.
Meski saat ini kegiatan sosial seperti santunan atau berbagi takjil belum dilaksanakan, pihak sekolah menyebutkan bahwa program tersebut menjadi agenda yang direncanakan untuk dilaksanakan di masa mendatang.
Ke depan, SDN 1 Panyindangan juga berencana melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap program keagamaan yang telah berjalan agar pembinaan karakter religius siswa dapat terus ditingkatkan.
Pihak sekolah berharap kegiatan Ramadhan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan moral dan karakter siswa.
“Semoga kegiatan ini terus berjalan setiap tahun dan memberikan manfaat yang besar bagi pembentukan karakter siswa-siswi SDN 1 Panyindangan,” kata Karim.
( F. BOY / Kaperwil Jawa Barat )
